16Feb

Harga Mesin Penyambung Pipa HDPE Jambi

Pengertian, Jenis, dan Kegunaannya

Pengertian Mesin HDPE

Mesin HDPE (High-Density Polyethylene) adalah perangkat yang digunakan untuk memproses, menyambung, atau mengelas pipa HDPE. Pipa HDPE banyak digunakan dalam berbagai aplikasi, seperti distribusi air, saluran gas, sistem irigasi, dan industri karena kekuatan, daya tahan, dan ketahanannya terhadap korosi dan bahan kimia.

Jenis-jenis Mesin HDPE

  1. Mesin Las Pipa HDPE (Butt Fusion Machine)
    • Pengertian: Mesin ini digunakan untuk menyambung ujung-ujung pipa HDPE dengan cara memanaskan dan menekan kedua ujung pipa sehingga menyatu.
    • Fitur Utama: Dilengkapi dengan alat pemanas, alat penjepit pipa, dan sistem tekanan.
    • Kegunaan: Umum digunakan dalam penyambungan pipa untuk saluran air, gas, dan industri.
  2. Mesin Las Elektrofusi (Electrofusion Welding Machine)
    • Pengertian: Mesin ini menggunakan fitting elektrofusi yang memiliki kawat pemanas internal untuk menyambung pipa HDPE.
    • Fitur Utama: Terdapat kontrol suhu dan waktu pemanasan otomatis.
    • Kegunaan: Ideal untuk penyambungan pipa di area yang sulit dijangkau atau membutuhkan penyambungan yang lebih presisi.
  3. Mesin Las Soket (Socket Fusion Machine)
    • Pengertian: Mesin ini menggunakan metode pemanasan untuk menyambung pipa HDPE dengan fitting menggunakan alat pemanas berbentuk soket.
    • Fitur Utama: Mudah dioperasikan dengan kontrol suhu yang dapat diatur.
    • Kegunaan: Cocok untuk proyek-proyek kecil dan instalasi rumah tangga.
  4. Mesin Extrusion Welding
    • Pengertian: Digunakan untuk memperbaiki atau menghubungkan pipa HDPE dengan menggunakan bahan HDPE cair sebagai perekat.
    • Fitur Utama: Dilengkapi dengan ekstruder yang melelehkan batang HDPE dan menyuntikkan ke area yang disambung.
    • Kegunaan: Biasa digunakan untuk perbaikan pipa dan sambungan yang memerlukan fleksibilitas.

Kegunaan Mesin HDPE

  • Distribusi Air: Mesin HDPE digunakan untuk memasang pipa HDPE yang mengalirkan air bersih dan air limbah di perumahan dan industri.
  • Saluran Gas: Pipa HDPE yang disambung menggunakan mesin HDPE banyak digunakan dalam distribusi gas alam karena ketahanan dan keamanannya.
  • Sistem Irigasi: Sistem irigasi di pertanian menggunakan pipa HDPE untuk mendistribusikan air dengan efisien.
  • Industri: Banyak digunakan dalam berbagai aplikasi industri termasuk saluran pembuangan, transportasi bahan kimia, dan aplikasi lainnya yang memerlukan pipa tahan lama dan tidak korosif.

Keuntungan Menggunakan Mesin HDPE

  • Kekuatan Sambungan: Sambungan pipa HDPE yang dihasilkan sangat kuat dan tahan lama.
  • Ketahanan: Pipa HDPE dan sambungannya tahan terhadap korosi, bahan kimia, dan tekanan tinggi.
  • Fleksibilitas: Mesin HDPE dapat digunakan untuk berbagai diameter pipa dan jenis sambungan.
  • Efisiensi: Proses penyambungan pipa HDPE relatif cepat dan efisien, menghemat waktu dan biaya instalasi.

Kesimpulan

Mesin HDPE adalah alat vital dalam instalasi dan pemeliharaan sistem pipa HDPE yang digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk distribusi air, saluran gas, dan sistem irigasi. Dengan berbagai jenis mesin seperti Butt Fusion Machine, Electrofusion Welding Machine, Socket Fusion Machine, pengguna dapat memilih mesin yang paling sesuai dengan kebutuhan spesifik proyek mereka.

16Feb

Mesin HDPE AMD, ROTHENBERGER, HQ, SHD Ogan Komering Ulu Selatan

Pengertian, Jenis, dan Kegunaannya

Pengertian Mesin HDPE

Mesin HDPE (High-Density Polyethylene) adalah perangkat yang digunakan untuk memproses, menyambung, atau mengelas pipa HDPE. Pipa HDPE banyak digunakan dalam berbagai aplikasi, seperti distribusi air, saluran gas, sistem irigasi, dan industri karena kekuatan, daya tahan, dan ketahanannya terhadap korosi dan bahan kimia.

Jenis-jenis Mesin HDPE

  1. Mesin Las Pipa HDPE (Butt Fusion Machine)
    • Pengertian: Mesin ini digunakan untuk menyambung ujung-ujung pipa HDPE dengan cara memanaskan dan menekan kedua ujung pipa sehingga menyatu.
    • Fitur Utama: Dilengkapi dengan alat pemanas, alat penjepit pipa, dan sistem tekanan.
    • Kegunaan: Umum digunakan dalam penyambungan pipa untuk saluran air, gas, dan industri.
  2. Mesin Las Elektrofusi (Electrofusion Welding Machine)
    • Pengertian: Mesin ini menggunakan fitting elektrofusi yang memiliki kawat pemanas internal untuk menyambung pipa HDPE.
    • Fitur Utama: Terdapat kontrol suhu dan waktu pemanasan otomatis.
    • Kegunaan: Ideal untuk penyambungan pipa di area yang sulit dijangkau atau membutuhkan penyambungan yang lebih presisi.
  3. Mesin Las Soket (Socket Fusion Machine)
    • Pengertian: Mesin ini menggunakan metode pemanasan untuk menyambung pipa HDPE dengan fitting menggunakan alat pemanas berbentuk soket.
    • Fitur Utama: Mudah dioperasikan dengan kontrol suhu yang dapat diatur.
    • Kegunaan: Cocok untuk proyek-proyek kecil dan instalasi rumah tangga.
  4. Mesin Extrusion Welding
    • Pengertian: Digunakan untuk memperbaiki atau menghubungkan pipa HDPE dengan menggunakan bahan HDPE cair sebagai perekat.
    • Fitur Utama: Dilengkapi dengan ekstruder yang melelehkan batang HDPE dan menyuntikkan ke area yang disambung.
    • Kegunaan: Biasa digunakan untuk perbaikan pipa dan sambungan yang memerlukan fleksibilitas.

Kegunaan Mesin HDPE

  • Distribusi Air: Mesin HDPE digunakan untuk memasang pipa HDPE yang mengalirkan air bersih dan air limbah di perumahan dan industri.
  • Saluran Gas: Pipa HDPE yang disambung menggunakan mesin HDPE banyak digunakan dalam distribusi gas alam karena ketahanan dan keamanannya.
  • Sistem Irigasi: Sistem irigasi di pertanian menggunakan pipa HDPE untuk mendistribusikan air dengan efisien.
  • Industri: Banyak digunakan dalam berbagai aplikasi industri termasuk saluran pembuangan, transportasi bahan kimia, dan aplikasi lainnya yang memerlukan pipa tahan lama dan tidak korosif.

Keuntungan Menggunakan Mesin HDPE

  • Kekuatan Sambungan: Sambungan pipa HDPE yang dihasilkan sangat kuat dan tahan lama.
  • Ketahanan: Pipa HDPE dan sambungannya tahan terhadap korosi, bahan kimia, dan tekanan tinggi.
  • Fleksibilitas: Mesin HDPE dapat digunakan untuk berbagai diameter pipa dan jenis sambungan.
  • Efisiensi: Proses penyambungan pipa HDPE relatif cepat dan efisien, menghemat waktu dan biaya instalasi.

Kesimpulan

Mesin HDPE adalah alat vital dalam instalasi dan pemeliharaan sistem pipa HDPE yang digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk distribusi air, saluran gas, dan sistem irigasi. Dengan berbagai jenis mesin seperti Butt Fusion Machine, Electrofusion Welding Machine, Socket Fusion Machine, pengguna dapat memilih mesin yang paling sesuai dengan kebutuhan spesifik proyek mereka.

16Feb

Mesin HDPE AMD, ROTHENBERGER, HQ, SHD Ogan Komering Ulu Timur

Pengertian, Jenis, dan Kegunaannya

Pengertian Mesin HDPE

Mesin HDPE (High-Density Polyethylene) adalah perangkat yang digunakan untuk memproses, menyambung, atau mengelas pipa HDPE. Pipa HDPE banyak digunakan dalam berbagai aplikasi, seperti distribusi air, saluran gas, sistem irigasi, dan industri karena kekuatan, daya tahan, dan ketahanannya terhadap korosi dan bahan kimia.

Jenis-jenis Mesin HDPE

  1. Mesin Las Pipa HDPE (Butt Fusion Machine)
    • Pengertian: Mesin ini digunakan untuk menyambung ujung-ujung pipa HDPE dengan cara memanaskan dan menekan kedua ujung pipa sehingga menyatu.
    • Fitur Utama: Dilengkapi dengan alat pemanas, alat penjepit pipa, dan sistem tekanan.
    • Kegunaan: Umum digunakan dalam penyambungan pipa untuk saluran air, gas, dan industri.
  2. Mesin Las Elektrofusi (Electrofusion Welding Machine)
    • Pengertian: Mesin ini menggunakan fitting elektrofusi yang memiliki kawat pemanas internal untuk menyambung pipa HDPE.
    • Fitur Utama: Terdapat kontrol suhu dan waktu pemanasan otomatis.
    • Kegunaan: Ideal untuk penyambungan pipa di area yang sulit dijangkau atau membutuhkan penyambungan yang lebih presisi.
  3. Mesin Las Soket (Socket Fusion Machine)
    • Pengertian: Mesin ini menggunakan metode pemanasan untuk menyambung pipa HDPE dengan fitting menggunakan alat pemanas berbentuk soket.
    • Fitur Utama: Mudah dioperasikan dengan kontrol suhu yang dapat diatur.
    • Kegunaan: Cocok untuk proyek-proyek kecil dan instalasi rumah tangga.
  4. Mesin Extrusion Welding
    • Pengertian: Digunakan untuk memperbaiki atau menghubungkan pipa HDPE dengan menggunakan bahan HDPE cair sebagai perekat.
    • Fitur Utama: Dilengkapi dengan ekstruder yang melelehkan batang HDPE dan menyuntikkan ke area yang disambung.
    • Kegunaan: Biasa digunakan untuk perbaikan pipa dan sambungan yang memerlukan fleksibilitas.

Kegunaan Mesin HDPE

  • Distribusi Air: Mesin HDPE digunakan untuk memasang pipa HDPE yang mengalirkan air bersih dan air limbah di perumahan dan industri.
  • Saluran Gas: Pipa HDPE yang disambung menggunakan mesin HDPE banyak digunakan dalam distribusi gas alam karena ketahanan dan keamanannya.
  • Sistem Irigasi: Sistem irigasi di pertanian menggunakan pipa HDPE untuk mendistribusikan air dengan efisien.
  • Industri: Banyak digunakan dalam berbagai aplikasi industri termasuk saluran pembuangan, transportasi bahan kimia, dan aplikasi lainnya yang memerlukan pipa tahan lama dan tidak korosif.

Keuntungan Menggunakan Mesin HDPE

  • Kekuatan Sambungan: Sambungan pipa HDPE yang dihasilkan sangat kuat dan tahan lama.
  • Ketahanan: Pipa HDPE dan sambungannya tahan terhadap korosi, bahan kimia, dan tekanan tinggi.
  • Fleksibilitas: Mesin HDPE dapat digunakan untuk berbagai diameter pipa dan jenis sambungan.
  • Efisiensi: Proses penyambungan pipa HDPE relatif cepat dan efisien, menghemat waktu dan biaya instalasi.

Kesimpulan

Mesin HDPE adalah alat vital dalam instalasi dan pemeliharaan sistem pipa HDPE yang digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk distribusi air, saluran gas, dan sistem irigasi. Dengan berbagai jenis mesin seperti Butt Fusion Machine, Electrofusion Welding Machine, Socket Fusion Machine, pengguna dapat memilih mesin yang paling sesuai dengan kebutuhan spesifik proyek mereka.

16Feb

Mesin HDPE AMD, ROTHENBERGER, HQ, SHD Penukal Abab Lematang Ilir

Pengertian, Jenis, dan Kegunaannya

Pengertian Mesin HDPE

Mesin HDPE (High-Density Polyethylene) adalah perangkat yang digunakan untuk memproses, menyambung, atau mengelas pipa HDPE. Pipa HDPE banyak digunakan dalam berbagai aplikasi, seperti distribusi air, saluran gas, sistem irigasi, dan industri karena kekuatan, daya tahan, dan ketahanannya terhadap korosi dan bahan kimia.

Jenis-jenis Mesin HDPE

  1. Mesin Las Pipa HDPE (Butt Fusion Machine)
    • Pengertian: Mesin ini digunakan untuk menyambung ujung-ujung pipa HDPE dengan cara memanaskan dan menekan kedua ujung pipa sehingga menyatu.
    • Fitur Utama: Dilengkapi dengan alat pemanas, alat penjepit pipa, dan sistem tekanan.
    • Kegunaan: Umum digunakan dalam penyambungan pipa untuk saluran air, gas, dan industri.
  2. Mesin Las Elektrofusi (Electrofusion Welding Machine)
    • Pengertian: Mesin ini menggunakan fitting elektrofusi yang memiliki kawat pemanas internal untuk menyambung pipa HDPE.
    • Fitur Utama: Terdapat kontrol suhu dan waktu pemanasan otomatis.
    • Kegunaan: Ideal untuk penyambungan pipa di area yang sulit dijangkau atau membutuhkan penyambungan yang lebih presisi.
  3. Mesin Las Soket (Socket Fusion Machine)
    • Pengertian: Mesin ini menggunakan metode pemanasan untuk menyambung pipa HDPE dengan fitting menggunakan alat pemanas berbentuk soket.
    • Fitur Utama: Mudah dioperasikan dengan kontrol suhu yang dapat diatur.
    • Kegunaan: Cocok untuk proyek-proyek kecil dan instalasi rumah tangga.
  4. Mesin Extrusion Welding
    • Pengertian: Digunakan untuk memperbaiki atau menghubungkan pipa HDPE dengan menggunakan bahan HDPE cair sebagai perekat.
    • Fitur Utama: Dilengkapi dengan ekstruder yang melelehkan batang HDPE dan menyuntikkan ke area yang disambung.
    • Kegunaan: Biasa digunakan untuk perbaikan pipa dan sambungan yang memerlukan fleksibilitas.

Kegunaan Mesin HDPE

  • Distribusi Air: Mesin HDPE digunakan untuk memasang pipa HDPE yang mengalirkan air bersih dan air limbah di perumahan dan industri.
  • Saluran Gas: Pipa HDPE yang disambung menggunakan mesin HDPE banyak digunakan dalam distribusi gas alam karena ketahanan dan keamanannya.
  • Sistem Irigasi: Sistem irigasi di pertanian menggunakan pipa HDPE untuk mendistribusikan air dengan efisien.
  • Industri: Banyak digunakan dalam berbagai aplikasi industri termasuk saluran pembuangan, transportasi bahan kimia, dan aplikasi lainnya yang memerlukan pipa tahan lama dan tidak korosif.

Keuntungan Menggunakan Mesin HDPE

  • Kekuatan Sambungan: Sambungan pipa HDPE yang dihasilkan sangat kuat dan tahan lama.
  • Ketahanan: Pipa HDPE dan sambungannya tahan terhadap korosi, bahan kimia, dan tekanan tinggi.
  • Fleksibilitas: Mesin HDPE dapat digunakan untuk berbagai diameter pipa dan jenis sambungan.
  • Efisiensi: Proses penyambungan pipa HDPE relatif cepat dan efisien, menghemat waktu dan biaya instalasi.

Kesimpulan

Mesin HDPE adalah alat vital dalam instalasi dan pemeliharaan sistem pipa HDPE yang digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk distribusi air, saluran gas, dan sistem irigasi. Dengan berbagai jenis mesin seperti Butt Fusion Machine, Electrofusion Welding Machine, Socket Fusion Machine, pengguna dapat memilih mesin yang paling sesuai dengan kebutuhan spesifik proyek mereka.

16Feb

Mesin HDPE AMD, ROTHENBERGER, HQ, SHD Lubuklinggau

Pengertian, Jenis, dan Kegunaannya

Pengertian Mesin HDPE

Mesin HDPE (High-Density Polyethylene) adalah perangkat yang digunakan untuk memproses, menyambung, atau mengelas pipa HDPE. Pipa HDPE banyak digunakan dalam berbagai aplikasi, seperti distribusi air, saluran gas, sistem irigasi, dan industri karena kekuatan, daya tahan, dan ketahanannya terhadap korosi dan bahan kimia.

Jenis-jenis Mesin HDPE

  1. Mesin Las Pipa HDPE (Butt Fusion Machine)
    • Pengertian: Mesin ini digunakan untuk menyambung ujung-ujung pipa HDPE dengan cara memanaskan dan menekan kedua ujung pipa sehingga menyatu.
    • Fitur Utama: Dilengkapi dengan alat pemanas, alat penjepit pipa, dan sistem tekanan.
    • Kegunaan: Umum digunakan dalam penyambungan pipa untuk saluran air, gas, dan industri.
  2. Mesin Las Elektrofusi (Electrofusion Welding Machine)
    • Pengertian: Mesin ini menggunakan fitting elektrofusi yang memiliki kawat pemanas internal untuk menyambung pipa HDPE.
    • Fitur Utama: Terdapat kontrol suhu dan waktu pemanasan otomatis.
    • Kegunaan: Ideal untuk penyambungan pipa di area yang sulit dijangkau atau membutuhkan penyambungan yang lebih presisi.
  3. Mesin Las Soket (Socket Fusion Machine)
    • Pengertian: Mesin ini menggunakan metode pemanasan untuk menyambung pipa HDPE dengan fitting menggunakan alat pemanas berbentuk soket.
    • Fitur Utama: Mudah dioperasikan dengan kontrol suhu yang dapat diatur.
    • Kegunaan: Cocok untuk proyek-proyek kecil dan instalasi rumah tangga.
  4. Mesin Extrusion Welding
    • Pengertian: Digunakan untuk memperbaiki atau menghubungkan pipa HDPE dengan menggunakan bahan HDPE cair sebagai perekat.
    • Fitur Utama: Dilengkapi dengan ekstruder yang melelehkan batang HDPE dan menyuntikkan ke area yang disambung.
    • Kegunaan: Biasa digunakan untuk perbaikan pipa dan sambungan yang memerlukan fleksibilitas.

Kegunaan Mesin HDPE

  • Distribusi Air: Mesin HDPE digunakan untuk memasang pipa HDPE yang mengalirkan air bersih dan air limbah di perumahan dan industri.
  • Saluran Gas: Pipa HDPE yang disambung menggunakan mesin HDPE banyak digunakan dalam distribusi gas alam karena ketahanan dan keamanannya.
  • Sistem Irigasi: Sistem irigasi di pertanian menggunakan pipa HDPE untuk mendistribusikan air dengan efisien.
  • Industri: Banyak digunakan dalam berbagai aplikasi industri termasuk saluran pembuangan, transportasi bahan kimia, dan aplikasi lainnya yang memerlukan pipa tahan lama dan tidak korosif.

Keuntungan Menggunakan Mesin HDPE

  • Kekuatan Sambungan: Sambungan pipa HDPE yang dihasilkan sangat kuat dan tahan lama.
  • Ketahanan: Pipa HDPE dan sambungannya tahan terhadap korosi, bahan kimia, dan tekanan tinggi.
  • Fleksibilitas: Mesin HDPE dapat digunakan untuk berbagai diameter pipa dan jenis sambungan.
  • Efisiensi: Proses penyambungan pipa HDPE relatif cepat dan efisien, menghemat waktu dan biaya instalasi.

Kesimpulan

Mesin HDPE adalah alat vital dalam instalasi dan pemeliharaan sistem pipa HDPE yang digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk distribusi air, saluran gas, dan sistem irigasi. Dengan berbagai jenis mesin seperti Butt Fusion Machine, Electrofusion Welding Machine, Socket Fusion Machine, pengguna dapat memilih mesin yang paling sesuai dengan kebutuhan spesifik proyek mereka.

16Feb

Jual Flow Water Meter air Onda , Linflow , Itron , B&R SNI Langkat

Berikut adalah spesifikasi lebih rinci untuk water meter dari merek Onda, Linflow, Itron, dan B&R:

1. Water Meter Onda

  • Jenis: Multi-jet
  • Material: Kuningan berkualitas tinggi
  • Akurasi: Kelas B (sesuai dengan ISO 4064)
  • Diameter Nominal: 15 mm (1/2″), 20 mm (3/4″), 25 mm (1″), 40 mm (1 1/2″), 50 mm (2″)
  • Rentang Aliran:
    • DN 15: 0.03 – 3 m³/h
    • DN 20: 0.05 – 5 m³/h
    • DN 25: 0.07 – 7 m³/h
    • DN 40: 0.2 – 20 m³/h
    • DN 50: 0.3 – 30 m³/h
  • Tekanan Kerja Maksimum: 16 bar
  • Temperatur Maksimum: 30°C (cold water meter)
  • Fitur Tambahan: Anti-magnetik, anti-tamper, dan kompatibel dengan sistem remote reading (AMR/AMI)

2. Water Meter Linflow

  • Jenis: Multi-jet
  • Material: Kuningan dengan cover kaca tahan pecah
  • Akurasi: Kelas B (sesuai dengan ISO 4064)
  • Diameter Nominal: 15 mm (1/2″), 20 mm (3/4″), 25 mm (1″), 40 mm (1 1/2″), 50 mm (2″)
  • Rentang Aliran:
    • DN 15: 0.03 – 3 m³/h
    • DN 20: 0.05 – 5 m³/h
    • DN 25: 0.07 – 7 m³/h
    • DN 40: 0.2 – 20 m³/h
    • DN 50: 0.3 – 30 m³/h
  • Tekanan Kerja Maksimum: 16 bar
  • Temperatur Maksimum: 30°C (cold water meter)
  • Fitur Tambahan: Anti-tamper, opsional dengan output pulsa untuk integrasi dengan sistem manajemen air (AMR/AMI)

3. Water Meter Itron

  • Jenis: Multi-jet, single-jet, ultrasonic, atau elektromagnetik
  • Material: Kuningan atau komposit polimer berkualitas tinggi
  • Akurasi: Kelas B, C, dan D (sesuai dengan ISO 4064)
  • Diameter Nominal: 15 mm hingga 300 mm, tergantung pada model
  • Rentang Aliran:
    • DN 15: 0.015 – 3 m³/h (multi-jet)
    • DN 20: 0.025 – 5 m³/h (multi-jet)
    • DN 25: 0.035 – 7 m³/h (multi-jet)
    • DN 40: 0.1 – 20 m³/h (multi-jet)
    • DN 50: 0.15 – 30 m³/h (multi-jet)
    • Ukuran lebih besar memiliki rentang aliran yang sesuai
  • Tekanan Kerja Maksimum: 16 bar (untuk tipe standar)
  • Temperatur Maksimum: 30°C – 90°C (tergantung pada tipe, cold atau hot water meter)
  • Fitur Tambahan: Kemampuan untuk membaca jarak jauh (AMR/AMI), kompatibel dengan berbagai sistem manajemen data, anti-magnetik, dan perlindungan IP68 untuk beberapa model

4. Water Meter B&R (Brandes & Ritter)

  • Jenis: Multi-jet
  • Material: Kuningan atau bahan komposit
  • Akurasi: Kelas B (sesuai dengan ISO 4064)
  • Diameter Nominal: 15 mm (1/2″), 20 mm (3/4″), 25 mm (1″), 40 mm (1 1/2″), 50 mm (2″)
  • Rentang Aliran:
    • DN 15: 0.03 – 3 m³/h
    • DN 20: 0.05 – 5 m³/h
    • DN 25: 0.07 – 7 m³/h
    • DN 40: 0.2 – 20 m³/h
    • DN 50: 0.3 – 30 m³/h
  • Tekanan Kerja Maksimum: 16 bar
  • Temperatur Maksimum: 30°C (cold water meter)
  • Fitur Tambahan: Anti-tamper, tahan lama, dan dapat diintegrasikan dengan sistem pembacaan jarak jauh (AMR/AMI)

Tabel Perbandingan Spesifikasi:

MerekJenisMaterialAkurasiDiameter NominalRentang Aliran (m³/h)Tekanan Kerja MaksimumTemperatur MaksimumFitur Tambahan
OndaMulti-jetKuninganKelas B15-50 mm0.03-3016 bar30°CAnti-magnetik, anti-tamper, AMR/AMI
LinflowMulti-jetKuninganKelas B15-50 mm0.03-3016 bar30°CAnti-tamper, output pulsa, AMR/AMI
ItronMulti-jetKuningan/PolimerKelas B/C/D15-300 mm0.015-500 (tergantung model)16 bar (standar)30°C-90°CAMR/AMI, anti-magnetik, IP68
B&RMulti-jetKuningan/KompositKelas B15-50 mm0.03-3016 bar30°CAnti-tamper, AMR/AMI

Catatan:

  • Diameter Nominal (DN) adalah ukuran diameter dalam dari pipa atau meteran yang diukur dalam milimeter.
  • Akurasi Kelas B, C, dan D mengacu pada toleransi kesalahan yang diperbolehkan dalam pengukuran aliran air sesuai standar internasional ISO 4064.
  • Tekanan Kerja Maksimum dan Temperatur Maksimum penting untuk memastikan meteran air dapat berfungsi dengan baik dalam kondisi operasional tertentu.

Untuk informasi lebih rinci dan spesifik, termasuk model tertentu, selalu disarankan untuk merujuk pada katalog produk atau dokumentasi teknis dari masing-masing produsen.

Terbagi dengan tipe R 100 dan R 50

PT. SIB

– The Quality Residence A 16-17 Jatikalang Krian, Sidoarjo – Jawa Timur
(031) 9989 4287


–Jl. Taman Juanda No.20, RT.009/RW.004, Duren Jaya, Bekasi-Jawa Barat
(021) 8909 4244


– Email : pipa@solusibersama.co.id
Menjual berbagai kebutuhan Perpipaan lengkap, mencakup :
– Pipa HDPE
– Pipa PE Subduct
– Pipa PE Gas
– Pipa PVC SNI Mof & RRJ
– Pipa PVC SDR 41 Air Limbah
– Pipa PPR
– Pipa PVC Standard AW/D
– Pipa PVC JIS VP/VU
– Pipa Besi (Galvanis, Black Steel, dll)
– Pipa Spiral
– Fitting HDPE (Compression, Butt Fusion, Segmented)
– Mesin HDPE Butt Fusion (Manual, Hidrolis)
– Mesin PPR Socket Fusion
– Paket Sambungan Rumah PDAM, Water Meter
– Aksesoris Besi, dll

16Feb

Jual Flow Water Meter air Onda , Linflow , Itron , B&R SNI Mandailing Natal

Berikut adalah spesifikasi lebih rinci untuk water meter dari merek Onda, Linflow, Itron, dan B&R:

1. Water Meter Onda

  • Jenis: Multi-jet
  • Material: Kuningan berkualitas tinggi
  • Akurasi: Kelas B (sesuai dengan ISO 4064)
  • Diameter Nominal: 15 mm (1/2″), 20 mm (3/4″), 25 mm (1″), 40 mm (1 1/2″), 50 mm (2″)
  • Rentang Aliran:
    • DN 15: 0.03 – 3 m³/h
    • DN 20: 0.05 – 5 m³/h
    • DN 25: 0.07 – 7 m³/h
    • DN 40: 0.2 – 20 m³/h
    • DN 50: 0.3 – 30 m³/h
  • Tekanan Kerja Maksimum: 16 bar
  • Temperatur Maksimum: 30°C (cold water meter)
  • Fitur Tambahan: Anti-magnetik, anti-tamper, dan kompatibel dengan sistem remote reading (AMR/AMI)

2. Water Meter Linflow

  • Jenis: Multi-jet
  • Material: Kuningan dengan cover kaca tahan pecah
  • Akurasi: Kelas B (sesuai dengan ISO 4064)
  • Diameter Nominal: 15 mm (1/2″), 20 mm (3/4″), 25 mm (1″), 40 mm (1 1/2″), 50 mm (2″)
  • Rentang Aliran:
    • DN 15: 0.03 – 3 m³/h
    • DN 20: 0.05 – 5 m³/h
    • DN 25: 0.07 – 7 m³/h
    • DN 40: 0.2 – 20 m³/h
    • DN 50: 0.3 – 30 m³/h
  • Tekanan Kerja Maksimum: 16 bar
  • Temperatur Maksimum: 30°C (cold water meter)
  • Fitur Tambahan: Anti-tamper, opsional dengan output pulsa untuk integrasi dengan sistem manajemen air (AMR/AMI)

3. Water Meter Itron

  • Jenis: Multi-jet, single-jet, ultrasonic, atau elektromagnetik
  • Material: Kuningan atau komposit polimer berkualitas tinggi
  • Akurasi: Kelas B, C, dan D (sesuai dengan ISO 4064)
  • Diameter Nominal: 15 mm hingga 300 mm, tergantung pada model
  • Rentang Aliran:
    • DN 15: 0.015 – 3 m³/h (multi-jet)
    • DN 20: 0.025 – 5 m³/h (multi-jet)
    • DN 25: 0.035 – 7 m³/h (multi-jet)
    • DN 40: 0.1 – 20 m³/h (multi-jet)
    • DN 50: 0.15 – 30 m³/h (multi-jet)
    • Ukuran lebih besar memiliki rentang aliran yang sesuai
  • Tekanan Kerja Maksimum: 16 bar (untuk tipe standar)
  • Temperatur Maksimum: 30°C – 90°C (tergantung pada tipe, cold atau hot water meter)
  • Fitur Tambahan: Kemampuan untuk membaca jarak jauh (AMR/AMI), kompatibel dengan berbagai sistem manajemen data, anti-magnetik, dan perlindungan IP68 untuk beberapa model

4. Water Meter B&R (Brandes & Ritter)

  • Jenis: Multi-jet
  • Material: Kuningan atau bahan komposit
  • Akurasi: Kelas B (sesuai dengan ISO 4064)
  • Diameter Nominal: 15 mm (1/2″), 20 mm (3/4″), 25 mm (1″), 40 mm (1 1/2″), 50 mm (2″)
  • Rentang Aliran:
    • DN 15: 0.03 – 3 m³/h
    • DN 20: 0.05 – 5 m³/h
    • DN 25: 0.07 – 7 m³/h
    • DN 40: 0.2 – 20 m³/h
    • DN 50: 0.3 – 30 m³/h
  • Tekanan Kerja Maksimum: 16 bar
  • Temperatur Maksimum: 30°C (cold water meter)
  • Fitur Tambahan: Anti-tamper, tahan lama, dan dapat diintegrasikan dengan sistem pembacaan jarak jauh (AMR/AMI)

Tabel Perbandingan Spesifikasi:

MerekJenisMaterialAkurasiDiameter NominalRentang Aliran (m³/h)Tekanan Kerja MaksimumTemperatur MaksimumFitur Tambahan
OndaMulti-jetKuninganKelas B15-50 mm0.03-3016 bar30°CAnti-magnetik, anti-tamper, AMR/AMI
LinflowMulti-jetKuninganKelas B15-50 mm0.03-3016 bar30°CAnti-tamper, output pulsa, AMR/AMI
ItronMulti-jetKuningan/PolimerKelas B/C/D15-300 mm0.015-500 (tergantung model)16 bar (standar)30°C-90°CAMR/AMI, anti-magnetik, IP68
B&RMulti-jetKuningan/KompositKelas B15-50 mm0.03-3016 bar30°CAnti-tamper, AMR/AMI

Catatan:

  • Diameter Nominal (DN) adalah ukuran diameter dalam dari pipa atau meteran yang diukur dalam milimeter.
  • Akurasi Kelas B, C, dan D mengacu pada toleransi kesalahan yang diperbolehkan dalam pengukuran aliran air sesuai standar internasional ISO 4064.
  • Tekanan Kerja Maksimum dan Temperatur Maksimum penting untuk memastikan meteran air dapat berfungsi dengan baik dalam kondisi operasional tertentu.

Untuk informasi lebih rinci dan spesifik, termasuk model tertentu, selalu disarankan untuk merujuk pada katalog produk atau dokumentasi teknis dari masing-masing produsen.

Terbagi dengan tipe R 100 dan R 50

PT. SIB

– The Quality Residence A 16-17 Jatikalang Krian, Sidoarjo – Jawa Timur
(031) 9989 4287


–Jl. Taman Juanda No.20, RT.009/RW.004, Duren Jaya, Bekasi-Jawa Barat
(021) 8909 4244


– Email : pipa@solusibersama.co.id
Menjual berbagai kebutuhan Perpipaan lengkap, mencakup :
– Pipa HDPE
– Pipa PE Subduct
– Pipa PE Gas
– Pipa PVC SNI Mof & RRJ
– Pipa PVC SDR 41 Air Limbah
– Pipa PPR
– Pipa PVC Standard AW/D
– Pipa PVC JIS VP/VU
– Pipa Besi (Galvanis, Black Steel, dll)
– Pipa Spiral
– Fitting HDPE (Compression, Butt Fusion, Segmented)
– Mesin HDPE Butt Fusion (Manual, Hidrolis)
– Mesin PPR Socket Fusion
– Paket Sambungan Rumah PDAM, Water Meter
– Aksesoris Besi, dll

16Feb

Jual Flow Water Meter air Onda , Linflow , Itron , B&R SNI Nias Barat

Berikut adalah spesifikasi lebih rinci untuk water meter dari merek Onda, Linflow, Itron, dan B&R:

1. Water Meter Onda

  • Jenis: Multi-jet
  • Material: Kuningan berkualitas tinggi
  • Akurasi: Kelas B (sesuai dengan ISO 4064)
  • Diameter Nominal: 15 mm (1/2″), 20 mm (3/4″), 25 mm (1″), 40 mm (1 1/2″), 50 mm (2″)
  • Rentang Aliran:
    • DN 15: 0.03 – 3 m³/h
    • DN 20: 0.05 – 5 m³/h
    • DN 25: 0.07 – 7 m³/h
    • DN 40: 0.2 – 20 m³/h
    • DN 50: 0.3 – 30 m³/h
  • Tekanan Kerja Maksimum: 16 bar
  • Temperatur Maksimum: 30°C (cold water meter)
  • Fitur Tambahan: Anti-magnetik, anti-tamper, dan kompatibel dengan sistem remote reading (AMR/AMI)

2. Water Meter Linflow

  • Jenis: Multi-jet
  • Material: Kuningan dengan cover kaca tahan pecah
  • Akurasi: Kelas B (sesuai dengan ISO 4064)
  • Diameter Nominal: 15 mm (1/2″), 20 mm (3/4″), 25 mm (1″), 40 mm (1 1/2″), 50 mm (2″)
  • Rentang Aliran:
    • DN 15: 0.03 – 3 m³/h
    • DN 20: 0.05 – 5 m³/h
    • DN 25: 0.07 – 7 m³/h
    • DN 40: 0.2 – 20 m³/h
    • DN 50: 0.3 – 30 m³/h
  • Tekanan Kerja Maksimum: 16 bar
  • Temperatur Maksimum: 30°C (cold water meter)
  • Fitur Tambahan: Anti-tamper, opsional dengan output pulsa untuk integrasi dengan sistem manajemen air (AMR/AMI)

3. Water Meter Itron

  • Jenis: Multi-jet, single-jet, ultrasonic, atau elektromagnetik
  • Material: Kuningan atau komposit polimer berkualitas tinggi
  • Akurasi: Kelas B, C, dan D (sesuai dengan ISO 4064)
  • Diameter Nominal: 15 mm hingga 300 mm, tergantung pada model
  • Rentang Aliran:
    • DN 15: 0.015 – 3 m³/h (multi-jet)
    • DN 20: 0.025 – 5 m³/h (multi-jet)
    • DN 25: 0.035 – 7 m³/h (multi-jet)
    • DN 40: 0.1 – 20 m³/h (multi-jet)
    • DN 50: 0.15 – 30 m³/h (multi-jet)
    • Ukuran lebih besar memiliki rentang aliran yang sesuai
  • Tekanan Kerja Maksimum: 16 bar (untuk tipe standar)
  • Temperatur Maksimum: 30°C – 90°C (tergantung pada tipe, cold atau hot water meter)
  • Fitur Tambahan: Kemampuan untuk membaca jarak jauh (AMR/AMI), kompatibel dengan berbagai sistem manajemen data, anti-magnetik, dan perlindungan IP68 untuk beberapa model

4. Water Meter B&R (Brandes & Ritter)

  • Jenis: Multi-jet
  • Material: Kuningan atau bahan komposit
  • Akurasi: Kelas B (sesuai dengan ISO 4064)
  • Diameter Nominal: 15 mm (1/2″), 20 mm (3/4″), 25 mm (1″), 40 mm (1 1/2″), 50 mm (2″)
  • Rentang Aliran:
    • DN 15: 0.03 – 3 m³/h
    • DN 20: 0.05 – 5 m³/h
    • DN 25: 0.07 – 7 m³/h
    • DN 40: 0.2 – 20 m³/h
    • DN 50: 0.3 – 30 m³/h
  • Tekanan Kerja Maksimum: 16 bar
  • Temperatur Maksimum: 30°C (cold water meter)
  • Fitur Tambahan: Anti-tamper, tahan lama, dan dapat diintegrasikan dengan sistem pembacaan jarak jauh (AMR/AMI)

Tabel Perbandingan Spesifikasi:

MerekJenisMaterialAkurasiDiameter NominalRentang Aliran (m³/h)Tekanan Kerja MaksimumTemperatur MaksimumFitur Tambahan
OndaMulti-jetKuninganKelas B15-50 mm0.03-3016 bar30°CAnti-magnetik, anti-tamper, AMR/AMI
LinflowMulti-jetKuninganKelas B15-50 mm0.03-3016 bar30°CAnti-tamper, output pulsa, AMR/AMI
ItronMulti-jetKuningan/PolimerKelas B/C/D15-300 mm0.015-500 (tergantung model)16 bar (standar)30°C-90°CAMR/AMI, anti-magnetik, IP68
B&RMulti-jetKuningan/KompositKelas B15-50 mm0.03-3016 bar30°CAnti-tamper, AMR/AMI

Catatan:

  • Diameter Nominal (DN) adalah ukuran diameter dalam dari pipa atau meteran yang diukur dalam milimeter.
  • Akurasi Kelas B, C, dan D mengacu pada toleransi kesalahan yang diperbolehkan dalam pengukuran aliran air sesuai standar internasional ISO 4064.
  • Tekanan Kerja Maksimum dan Temperatur Maksimum penting untuk memastikan meteran air dapat berfungsi dengan baik dalam kondisi operasional tertentu.

Untuk informasi lebih rinci dan spesifik, termasuk model tertentu, selalu disarankan untuk merujuk pada katalog produk atau dokumentasi teknis dari masing-masing produsen.

Terbagi dengan tipe R 100 dan R 50

PT. SIB

– The Quality Residence A 16-17 Jatikalang Krian, Sidoarjo – Jawa Timur
(031) 9989 4287


–Jl. Taman Juanda No.20, RT.009/RW.004, Duren Jaya, Bekasi-Jawa Barat
(021) 8909 4244


– Email : pipa@solusibersama.co.id
Menjual berbagai kebutuhan Perpipaan lengkap, mencakup :
– Pipa HDPE
– Pipa PE Subduct
– Pipa PE Gas
– Pipa PVC SNI Mof & RRJ
– Pipa PVC SDR 41 Air Limbah
– Pipa PPR
– Pipa PVC Standard AW/D
– Pipa PVC JIS VP/VU
– Pipa Besi (Galvanis, Black Steel, dll)
– Pipa Spiral
– Fitting HDPE (Compression, Butt Fusion, Segmented)
– Mesin HDPE Butt Fusion (Manual, Hidrolis)
– Mesin PPR Socket Fusion
– Paket Sambungan Rumah PDAM, Water Meter
– Aksesoris Besi, dll

16Feb

Jual Flow Water Meter air Onda , Linflow , Itron , B&R SNI Nias Selatan

Berikut adalah spesifikasi lebih rinci untuk water meter dari merek Onda, Linflow, Itron, dan B&R:

1. Water Meter Onda

  • Jenis: Multi-jet
  • Material: Kuningan berkualitas tinggi
  • Akurasi: Kelas B (sesuai dengan ISO 4064)
  • Diameter Nominal: 15 mm (1/2″), 20 mm (3/4″), 25 mm (1″), 40 mm (1 1/2″), 50 mm (2″)
  • Rentang Aliran:
    • DN 15: 0.03 – 3 m³/h
    • DN 20: 0.05 – 5 m³/h
    • DN 25: 0.07 – 7 m³/h
    • DN 40: 0.2 – 20 m³/h
    • DN 50: 0.3 – 30 m³/h
  • Tekanan Kerja Maksimum: 16 bar
  • Temperatur Maksimum: 30°C (cold water meter)
  • Fitur Tambahan: Anti-magnetik, anti-tamper, dan kompatibel dengan sistem remote reading (AMR/AMI)

2. Water Meter Linflow

  • Jenis: Multi-jet
  • Material: Kuningan dengan cover kaca tahan pecah
  • Akurasi: Kelas B (sesuai dengan ISO 4064)
  • Diameter Nominal: 15 mm (1/2″), 20 mm (3/4″), 25 mm (1″), 40 mm (1 1/2″), 50 mm (2″)
  • Rentang Aliran:
    • DN 15: 0.03 – 3 m³/h
    • DN 20: 0.05 – 5 m³/h
    • DN 25: 0.07 – 7 m³/h
    • DN 40: 0.2 – 20 m³/h
    • DN 50: 0.3 – 30 m³/h
  • Tekanan Kerja Maksimum: 16 bar
  • Temperatur Maksimum: 30°C (cold water meter)
  • Fitur Tambahan: Anti-tamper, opsional dengan output pulsa untuk integrasi dengan sistem manajemen air (AMR/AMI)

3. Water Meter Itron

  • Jenis: Multi-jet, single-jet, ultrasonic, atau elektromagnetik
  • Material: Kuningan atau komposit polimer berkualitas tinggi
  • Akurasi: Kelas B, C, dan D (sesuai dengan ISO 4064)
  • Diameter Nominal: 15 mm hingga 300 mm, tergantung pada model
  • Rentang Aliran:
    • DN 15: 0.015 – 3 m³/h (multi-jet)
    • DN 20: 0.025 – 5 m³/h (multi-jet)
    • DN 25: 0.035 – 7 m³/h (multi-jet)
    • DN 40: 0.1 – 20 m³/h (multi-jet)
    • DN 50: 0.15 – 30 m³/h (multi-jet)
    • Ukuran lebih besar memiliki rentang aliran yang sesuai
  • Tekanan Kerja Maksimum: 16 bar (untuk tipe standar)
  • Temperatur Maksimum: 30°C – 90°C (tergantung pada tipe, cold atau hot water meter)
  • Fitur Tambahan: Kemampuan untuk membaca jarak jauh (AMR/AMI), kompatibel dengan berbagai sistem manajemen data, anti-magnetik, dan perlindungan IP68 untuk beberapa model

4. Water Meter B&R (Brandes & Ritter)

  • Jenis: Multi-jet
  • Material: Kuningan atau bahan komposit
  • Akurasi: Kelas B (sesuai dengan ISO 4064)
  • Diameter Nominal: 15 mm (1/2″), 20 mm (3/4″), 25 mm (1″), 40 mm (1 1/2″), 50 mm (2″)
  • Rentang Aliran:
    • DN 15: 0.03 – 3 m³/h
    • DN 20: 0.05 – 5 m³/h
    • DN 25: 0.07 – 7 m³/h
    • DN 40: 0.2 – 20 m³/h
    • DN 50: 0.3 – 30 m³/h
  • Tekanan Kerja Maksimum: 16 bar
  • Temperatur Maksimum: 30°C (cold water meter)
  • Fitur Tambahan: Anti-tamper, tahan lama, dan dapat diintegrasikan dengan sistem pembacaan jarak jauh (AMR/AMI)

Tabel Perbandingan Spesifikasi:

MerekJenisMaterialAkurasiDiameter NominalRentang Aliran (m³/h)Tekanan Kerja MaksimumTemperatur MaksimumFitur Tambahan
OndaMulti-jetKuninganKelas B15-50 mm0.03-3016 bar30°CAnti-magnetik, anti-tamper, AMR/AMI
LinflowMulti-jetKuninganKelas B15-50 mm0.03-3016 bar30°CAnti-tamper, output pulsa, AMR/AMI
ItronMulti-jetKuningan/PolimerKelas B/C/D15-300 mm0.015-500 (tergantung model)16 bar (standar)30°C-90°CAMR/AMI, anti-magnetik, IP68
B&RMulti-jetKuningan/KompositKelas B15-50 mm0.03-3016 bar30°CAnti-tamper, AMR/AMI

Catatan:

  • Diameter Nominal (DN) adalah ukuran diameter dalam dari pipa atau meteran yang diukur dalam milimeter.
  • Akurasi Kelas B, C, dan D mengacu pada toleransi kesalahan yang diperbolehkan dalam pengukuran aliran air sesuai standar internasional ISO 4064.
  • Tekanan Kerja Maksimum dan Temperatur Maksimum penting untuk memastikan meteran air dapat berfungsi dengan baik dalam kondisi operasional tertentu.

Untuk informasi lebih rinci dan spesifik, termasuk model tertentu, selalu disarankan untuk merujuk pada katalog produk atau dokumentasi teknis dari masing-masing produsen.

Terbagi dengan tipe R 100 dan R 50

PT. SIB

– The Quality Residence A 16-17 Jatikalang Krian, Sidoarjo – Jawa Timur
(031) 9989 4287


–Jl. Taman Juanda No.20, RT.009/RW.004, Duren Jaya, Bekasi-Jawa Barat
(021) 8909 4244


– Email : pipa@solusibersama.co.id
Menjual berbagai kebutuhan Perpipaan lengkap, mencakup :
– Pipa HDPE
– Pipa PE Subduct
– Pipa PE Gas
– Pipa PVC SNI Mof & RRJ
– Pipa PVC SDR 41 Air Limbah
– Pipa PPR
– Pipa PVC Standard AW/D
– Pipa PVC JIS VP/VU
– Pipa Besi (Galvanis, Black Steel, dll)
– Pipa Spiral
– Fitting HDPE (Compression, Butt Fusion, Segmented)
– Mesin HDPE Butt Fusion (Manual, Hidrolis)
– Mesin PPR Socket Fusion
– Paket Sambungan Rumah PDAM, Water Meter
– Aksesoris Besi, dll

16Feb

Jual Flow Water Meter air Onda , Linflow , Itron , B&R SNI Nias Utara

Berikut adalah spesifikasi lebih rinci untuk water meter dari merek Onda, Linflow, Itron, dan B&R:

1. Water Meter Onda

  • Jenis: Multi-jet
  • Material: Kuningan berkualitas tinggi
  • Akurasi: Kelas B (sesuai dengan ISO 4064)
  • Diameter Nominal: 15 mm (1/2″), 20 mm (3/4″), 25 mm (1″), 40 mm (1 1/2″), 50 mm (2″)
  • Rentang Aliran:
    • DN 15: 0.03 – 3 m³/h
    • DN 20: 0.05 – 5 m³/h
    • DN 25: 0.07 – 7 m³/h
    • DN 40: 0.2 – 20 m³/h
    • DN 50: 0.3 – 30 m³/h
  • Tekanan Kerja Maksimum: 16 bar
  • Temperatur Maksimum: 30°C (cold water meter)
  • Fitur Tambahan: Anti-magnetik, anti-tamper, dan kompatibel dengan sistem remote reading (AMR/AMI)

2. Water Meter Linflow

  • Jenis: Multi-jet
  • Material: Kuningan dengan cover kaca tahan pecah
  • Akurasi: Kelas B (sesuai dengan ISO 4064)
  • Diameter Nominal: 15 mm (1/2″), 20 mm (3/4″), 25 mm (1″), 40 mm (1 1/2″), 50 mm (2″)
  • Rentang Aliran:
    • DN 15: 0.03 – 3 m³/h
    • DN 20: 0.05 – 5 m³/h
    • DN 25: 0.07 – 7 m³/h
    • DN 40: 0.2 – 20 m³/h
    • DN 50: 0.3 – 30 m³/h
  • Tekanan Kerja Maksimum: 16 bar
  • Temperatur Maksimum: 30°C (cold water meter)
  • Fitur Tambahan: Anti-tamper, opsional dengan output pulsa untuk integrasi dengan sistem manajemen air (AMR/AMI)

3. Water Meter Itron

  • Jenis: Multi-jet, single-jet, ultrasonic, atau elektromagnetik
  • Material: Kuningan atau komposit polimer berkualitas tinggi
  • Akurasi: Kelas B, C, dan D (sesuai dengan ISO 4064)
  • Diameter Nominal: 15 mm hingga 300 mm, tergantung pada model
  • Rentang Aliran:
    • DN 15: 0.015 – 3 m³/h (multi-jet)
    • DN 20: 0.025 – 5 m³/h (multi-jet)
    • DN 25: 0.035 – 7 m³/h (multi-jet)
    • DN 40: 0.1 – 20 m³/h (multi-jet)
    • DN 50: 0.15 – 30 m³/h (multi-jet)
    • Ukuran lebih besar memiliki rentang aliran yang sesuai
  • Tekanan Kerja Maksimum: 16 bar (untuk tipe standar)
  • Temperatur Maksimum: 30°C – 90°C (tergantung pada tipe, cold atau hot water meter)
  • Fitur Tambahan: Kemampuan untuk membaca jarak jauh (AMR/AMI), kompatibel dengan berbagai sistem manajemen data, anti-magnetik, dan perlindungan IP68 untuk beberapa model

4. Water Meter B&R (Brandes & Ritter)

  • Jenis: Multi-jet
  • Material: Kuningan atau bahan komposit
  • Akurasi: Kelas B (sesuai dengan ISO 4064)
  • Diameter Nominal: 15 mm (1/2″), 20 mm (3/4″), 25 mm (1″), 40 mm (1 1/2″), 50 mm (2″)
  • Rentang Aliran:
    • DN 15: 0.03 – 3 m³/h
    • DN 20: 0.05 – 5 m³/h
    • DN 25: 0.07 – 7 m³/h
    • DN 40: 0.2 – 20 m³/h
    • DN 50: 0.3 – 30 m³/h
  • Tekanan Kerja Maksimum: 16 bar
  • Temperatur Maksimum: 30°C (cold water meter)
  • Fitur Tambahan: Anti-tamper, tahan lama, dan dapat diintegrasikan dengan sistem pembacaan jarak jauh (AMR/AMI)

Tabel Perbandingan Spesifikasi:

MerekJenisMaterialAkurasiDiameter NominalRentang Aliran (m³/h)Tekanan Kerja MaksimumTemperatur MaksimumFitur Tambahan
OndaMulti-jetKuninganKelas B15-50 mm0.03-3016 bar30°CAnti-magnetik, anti-tamper, AMR/AMI
LinflowMulti-jetKuninganKelas B15-50 mm0.03-3016 bar30°CAnti-tamper, output pulsa, AMR/AMI
ItronMulti-jetKuningan/PolimerKelas B/C/D15-300 mm0.015-500 (tergantung model)16 bar (standar)30°C-90°CAMR/AMI, anti-magnetik, IP68
B&RMulti-jetKuningan/KompositKelas B15-50 mm0.03-3016 bar30°CAnti-tamper, AMR/AMI

Catatan:

  • Diameter Nominal (DN) adalah ukuran diameter dalam dari pipa atau meteran yang diukur dalam milimeter.
  • Akurasi Kelas B, C, dan D mengacu pada toleransi kesalahan yang diperbolehkan dalam pengukuran aliran air sesuai standar internasional ISO 4064.
  • Tekanan Kerja Maksimum dan Temperatur Maksimum penting untuk memastikan meteran air dapat berfungsi dengan baik dalam kondisi operasional tertentu.

Untuk informasi lebih rinci dan spesifik, termasuk model tertentu, selalu disarankan untuk merujuk pada katalog produk atau dokumentasi teknis dari masing-masing produsen.

Terbagi dengan tipe R 100 dan R 50

PT. SIB

– The Quality Residence A 16-17 Jatikalang Krian, Sidoarjo – Jawa Timur
(031) 9989 4287


–Jl. Taman Juanda No.20, RT.009/RW.004, Duren Jaya, Bekasi-Jawa Barat
(021) 8909 4244


– Email : pipa@solusibersama.co.id
Menjual berbagai kebutuhan Perpipaan lengkap, mencakup :
– Pipa HDPE
– Pipa PE Subduct
– Pipa PE Gas
– Pipa PVC SNI Mof & RRJ
– Pipa PVC SDR 41 Air Limbah
– Pipa PPR
– Pipa PVC Standard AW/D
– Pipa PVC JIS VP/VU
– Pipa Besi (Galvanis, Black Steel, dll)
– Pipa Spiral
– Fitting HDPE (Compression, Butt Fusion, Segmented)
– Mesin HDPE Butt Fusion (Manual, Hidrolis)
– Mesin PPR Socket Fusion
– Paket Sambungan Rumah PDAM, Water Meter
– Aksesoris Besi, dll